Bernardo Silva Tak Ingin Jumpa Cristiano Ronaldo di Liga Champions

Pemain berposisi gelandang Manchester City, Bernardo Silva, mengakui lebih memutuskan guna tidak bertanding bersama Juventus yang punya bintang sekelas Cristiano Ronaldo di perempat-final Liga Champions kampanye musim itu.

Kedua pesepakbola itu adalah punggawa timnas Portugal. Wajar apabila Silva memahami persis kemampuan Ronaldo. Terlebih ujung tombak Juventus itu sudah mengalami segudang pencapaian selama karier profesionalnya.

Cristiano Ronaldo belum lama jadi pahlawan I Bianconeri. Ia menyarangkan hattrick ke gawang Atletico Madrid di leg ke 2 fase 16-Besar pada Stadion Allianz, Selasa (12/3/2019). Jawara bertahan Serie A ini melaju menuju perempat-final bersama agregat 3-2.

Penampilan Ronaldo sempat jadi sorotan. Sebelum menyarangkan hattrick kala Juventus melawan Atletico, leader Portugal ini cuma bisa menyarangkan 1 goal dari 6 pertandingan Liga Champions kampanye musim itu.

“Sejujurnya, aku takkan senang (berhadapan bersama Cristiano Ronaldo). Aku mengenal ia, paham kualitasnya serta kembali menunjukkannya ketika menghadapi Atletico, ” tutur Silva.

“Ketika bermain pada turnamen seperti Liga Champion, Kamu dapat melawan klub-klub serta para pemain seperti itu. Ini hal yang baik serta berarti Kamu berlaga pada turnamen paling baik, ” katanya.

“Kita saksikan saja siapa yang bakal jadi rival kami, namun pastinya, bertanding bersama Cristiano terus sukar, ” tutur Bernardo Silva.

Riyad Mahrez Jadi Pahlawan Manchester City di Laga vs Bournemouth

Manchester City memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0 atas tuan rumah AFC Bournemouth di laga lanjutan Liga Premier Inggris di Vitality Stadium, Sabtu (2/3/2019) malam WIB. Pemain pengganti, Riyad Mahrez, menjadi pahlawan The Citizens pada pertandingan itu.

Mahrez mencatat namanya pada papan score saat laga sudah berjalan pada menit ke-55. Sehabis mendapat assist dari David Silva, Mahrez begitu saja melakukan shoting yang tidak dapat dipatahkan penjaga gawang Arthur Boruc.

Begitu peluit diperdengarkan, Manchester City begitu saja menggempur barisan defensif tuan rumah. Serangan demi serangan disusun The Citizens. Tapi, mereka sulit membongkar barisan defensif Josh King cs.

Menyambut babak pertama usai, City malahan harus kehilangan Kevin De Bruyne yang tertatih-tatih usai salah tumpuan kala memberi assist menuju ke depan.

Statistik mencatatkan, Manchester City bisa menguasai bola sampai 80 persen serta melepas 7 tendangan menuju gawang. Tapi, cuma ada 1 goal yang tercipta sampai peluit panjang dibunyikan.