Persib Bandung Tumbang, Bojan Malisic Malah Dapatkan Apresiasi Tinggi

No Comments

Persib Bandung malah raih laporan bahagia melalui Bojan Malisic walau baru kalah telak 1-4 dari Persebaya Surabaya di matchday ke-26 Liga satu 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (20/10).

Persib Bandung lagi-lagi mesti menderita rekor negatif di dalam 3 pertandingan terbaru mereka pada Liga satu 2018.

Terbaru, Tim Maung Bandung mesti mengaku kehebatan Persebaya Surabaya di pertandingan matchday ke-26, yang diselenggarakan Sabtu (20/10).

Sekalipun menyamakan kedudukan lewat goal Febri Hariyadi, Persib endingnya mesti ikhlas menerima kekalahan telak 1-4 dari kesebelasan Bajul Ijo di pertandingan itu.

Hasil negatif itu pun membikin Kubu Maung Bandung tergeser dari tempat pucuk klasemen Liga satu 2018 yang telah ditempati sepanjang 8 pekan pamungkas.

Di tengah kabar hasil negatif ini, Persib malah memperoleh laporan bahagia dari palang pintu pilar mereka, Bojan Malisic.

Pemain bertahan dari Serbia ini ditunjuk menjadi bintang paling baik September 2018 versi Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI).

Uniknya, Bojan bisa mengungguli 4 bintang lainnya yang beroperasi menjadi striker, sebagaimana David Da Silva (Persebaya Surabaya), Aleksandar Rakic (PS Tira), Bruno Silva (PSIS Semarang), serta Ferdinand Sinaga (PSM Makassar).

Gelar ini diberi bukanlah tanpa sebab, lantaran Bojan Malisic yang beroperasi menjadi bek dengan cara mencengangkan bisa menyarangkan 2 goal serta 100 persen tekel berhasil sepanjang September 2018.

Bojan pun jadi satu dari sekian banyak aktor vital di balik konsistensi Persib menempati pucuk klasemen dalam lanjutan babak ke 2 Liga satu 2018.

Itu jadi pencapaian ke 2 untuk bintang Persib Bandung usai sebelumnya Jonathan Bauman memperoleh gelar sama di Agustus 2018.

Perlu diketahui, terpilihnya Bojan serta Bauman berdasarkan dengan keputusan 4 panelis pada APPI, yakni Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto, serta Ponaryo Astaman yang berkolaborasi bersama labbola.

 

Categories: Berita Bola

Tags:

Hugo Lloris Ungkap Rahasia Prancis Menang vs Jerman

No Comments

Kapten tim nasional Prancis, Hugo Lloris, menganggap jika terdapat hal spesial yang menjadikan Les Blues bisa menghajar Jerman di partai UEFA Nations League.

Hugo Lloris mengaku jika kemampuan yang di miliki tim nasional Prancis sesungguhnya jadi penyebab kunci bisa mengandaskan perlawan Jerman, Rabu (17/10/2018) malam WIB.

Di partai UEFA Nations League, tim nasional Prancis sukses unggul 2-1 vs tim nasional Jerman di hadapan fans sendiri, Stade de France, Paris.

“Ya, punya pemain-pemain memiliki talenta luar biasa di dalam tim merupakan hal vital seperti yang Kamu saksikan di fase perdana, ” tutur Hugo Lloris kala diberi pertanyaan peranan Antoine Griezmann serta Kylian Mbappe, dilansir BolaSport. com melalui situs web UEFA.

Meski begitu, Lloris memandang jika talenta tidak bakal efektif jadi satu-satunya senjata guna mendapat hasil positif.

Anggapannya talenta tidak bakal jadi resep hasil positif yang manjur, apabila bintang tak menyadari basis performa sepakbola.

“Jika Kamu tidak berpegang teguh di dasar sepakbola, maka Kamu sudah membikin kehidupan jadi amat rumit, ” kata mantan bintang Olympique Lyon itu.

“Sebab, di dalam tingkat itu, seluruh kesebelasan amat bergairah serta termotivasi guna vs Prancis sebab team saya merupakan juara Piala Dunia 2018, ” jelasnya.

Sementara itu, walau pernah tertinggal lantaran goal Toni Kroos (14′-pen), dia mengatakan jika Les Bleus sudah mengembangkan tingkat, intensitas, dan membuktikan karakter serta mental yang kuat di partai itu.

Sehingga, imbuh Lloris, tanpa ini Kesebelasan Ayam Jantan mustahil berbalik menang lewat goal Antoine Griezmann (62′ serta 80′-pen).

Anggapannya, hal tersebut pulalah yang jadi kunci supaya Prancis dapat bersaing.

“Hal itu bukanlah cuma mengenai strategi, namun itu mengenai dasar bermain sepakbola. Inilah yang kurang dari rombongan saya di fase perdana, ” kata sang leader.

“Namun, rombongan saya merubah segalanya di fase ke 2, serta menurut yang Kamu ucapkan, bersama kemampuan bintang-bintang yang team saya punya, kesebelasan ini hebat. Bintang memiliki talenta luar biasa membikin sesuatu jadi setingkat lebih simpel untuk kesebelasan. Jadi ini merupakan pencapaian yang baik untuk tim nasional Prancis, ” jelasnya.

Juventus Berikan Suntikan Moral buat Ronaldo yang Tengah Terjerat Kasus Tudingan Pemerkosaan

No Comments

Kasus tudingan pemerkosaan yang dialamatkan kepada Cristiano Ronaldo, ikut meraih atensi dari klubnya, Juventus.

Cristiano Ronaldo diduga sudah berbuat tindakan asusila kepada salah satu perempuan dari Amerika Serikat, Kathryn Mayorga saat Juni 2009 silam.

Telah 9 musim kasus itu tertutup rapat.

Kathryn Mayorga baru memberikan gugatan pada Cristiano Ronaldo pada 27 September 2018 yang lalu.

2 hari usai Mayorga memberikan gugatan, media asal Jerman, “Der Spiegel” mempublikasikan isi rincian gugatan kepada publik.

Sekarang baik Mayorga serta Cristiano Ronaldo sedang menempuh jalur hukum guna menuntaskan kasus itu.

Walau demikian, Juventus percaya apabila Ronaldo bakal terbebas dari tudingan itu.

Lewat media sosial Twitter, Bianconeri memberi suntikan moral pada pemain berjuluk CR7 itu.

“Ronaldo sudah memperlihatkan profesionalisme serta dedikasi selama beberapa bulan terbaru, hal tersebut dihargai oleh semua orang di Juventus, ” tulis akun @Juventusfcn.

“Peristiwa yang diduga sudah berlangsung sepuluh tahun kemarin takkan merubah perspektif kami, serta perspektif siapa aja yang sudah berkomunikasi dengan sang jawara dahsyat (Ronaldo), ” imbuh @Juventusfcen.

Categories: Berita Bola

Tags:

Sejarah No sembilan di Chelsea

No Comments

Ujung tombak Chelsea Alvaro Morata bakal mengenakan nomor jersey baru pada kampanye musim selanjutnya. Bintang Spanyol ini merubah nomor punggungnya dari sembilan jadi 29.

Banyak yang yakin Morata menggantikan nomor punggungnya itu sebab mau buang sial. Performanya memang nampak meredup karena memilih nomor itu.

Terdeteksi, pemain-pemain pernah mendapat kutukan nomor sembilan di Chelsea. Walau memiliki kualitas yang kuat, mereka tak dapat menunjukkan performa paling bagusnya saat memakai nomor keramat itu.

Berikut ini merupakan bintang-bintang Chelsea yang performanya melempem saat memakai nomor sembilan menurut livescore Liga Prancis.

Mateja Kezman – Bintang Serbia ini datang di Stamford Bridge bareng Arjen Robben dan memperoleh warisan nomor jersey sembilan dari Jimmy Floyd Hasselbaink. Jika bintang Belanda ini dapat cemerlang di London barat sepanjang beberapa tahun, Kezman malah gagal total dan tak dapat menyodorkan kompetisi untuk Didier Drogba.

Dikabarkan banyak situs livescore, Kezman perlu masa sampai Desember untuk menyarangkan goal perdananya dan itu dari tembakan penalti kala Chelsea unggul 4-0 vs Newcastle. Ia cuma menyarangkan hat-trick di liga sepanjang musim sebelum dilepaskan menuju Atletico Madrid.

Hernan Crespo – Hernan Crespo tak gagal di Chelsea sebab bisa menyarangkan dua puluh goal di liga di dalam 49 performa. Striker Argentina ini cuma tak bisa menyesuaikan secara permainan di sepak bola Inggris.

Usai datang dari Inter Milan, ia ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju AC Milan, Di Milan, ia menerima kekalahan dari Liverpool pada laga pamungkas Liga Champions. Ia balik lagi menuju Stamford Bridge untuk terakhir kalinya namun Crespo berpikir telah tak nyaman di London.

Walau performanya di gelanggang tak mengenaskan, kutukan ini dinyatakan livescore cukup mengganggu Crespo dan karirnya tak lama di Stamford Bridge.

Khalid Boulahrouz – Tak jelas kenapa Khalid Boulahrouz memutuskan memakai nomor yang amat identik dengan ujung tombak. Boulahrouz merupakan pemain bertahan sebelah kanan dan bukanlah bintang yang amat baik juga.

Boulahrouz dibeli dari Hamburger SV di bulan Agustus 2006 dan kemungkinan tidak sedikit yang bertanya-tanya saat ia mewarisi no. sembilan dari Hernan Crespo. Cedera mengganggu aksi singkatnya bareng Chelsea dan ia cuma membikin 13 performa sebelum angkat kaki menuju Sevilla dengan status dipinjamkan.

Steve Sidwell – Keputusan mendaratkan Steve Sidwell lumayan membingungkan apalagi usai sang pemain berposisi gelandang memilih no. sembilan. Rasa-rasanya Roman Abramovich lupa jika ia memiliki tidak sedikit duit untuk mendatangkan pemain yang setingkat lebih bagus.

Merekrut pemain seperti Steve Sidwell, Claudio Pizarro, dan Tal Ben Haim menuju jawara Premier League merupakan hal yang aneh. Dan sebagaimana yang telah dibayangkan oleh livescore bola, Sidwel tidak bisa memberi dampak yang signifikan di tim.

Sidwell cuma membikin 15 performa dan tak menyarangkan goal sebelum dilepaskan menuju Aston Villa.

Franco di Santo – Langkah Di Santo untuk berlaga di kesebelasan kunci Chelsea tak simpel. Pasalnya, bintang Argentina ini mesti kompetitif dengan penyerang-penyerang lain kayak Didier Drogba, Nicolas Anelka dan Daniel Sturridge.

Mengenakan nomor sembilan malah makin menambah tekanan Di Santo di Stamford Bridge. Ia cuma berlaga enam belas kali untuk The Blues namun tak sekalipun dapat menyarangkan goal sebelum pergi dari tim.

Fernando Torres – Saat datang di Chelsea, dilaporkan berita bola Carlo Ancelotti tak mengharuskan strikernya untuk memakai no sembilan. Hal tersebut jadi keputusan yang baik sebab bintang-bintang The Blues dapat main kesetanan hingga sukses memenangkan liga dan menyarangkan setingkat lebih dari 100 goal.

Tapi, kondisinya bertransformasi usai Chelsea mendaratkan Fernando Torres pada Januari 2011. Ia diinginkan dapat mengakhiri kutukan no sembilan di Stamford Bridge menyusul statusnya menjadi satu dari sekian banyak ujung tombak yang lumayan disegani di Eropa.

Kenyataannya Torres jua tak luput dari kutukan itu. Ujung tombak Spanyol ini cuma dapat menyarangkan dua puluh goal di dalam 110 performa untuk Chelsea selama 3 setengah kampanye musim.

Radamel Falcao – Chelsea meminjam Radamel Falcao walau sebelumnya gagal cemerlang bareng Manchester United. Kala itu, Falcao cuma bisa menyarangkan 4 goal dari 29 performa untuk Setan Merah.

The Blues telah memburu Falcao semenjak menyarangkan hat-trick vs mereka di Piala Super Eropa. Tapi seperti yang bisa kita baca dari livescore Liga Jerman mengatakan, Falcao yang hadir menuju Stamford Bridge tak ada di dalam kondisi paling bagusnya. Bintang dari Kolombia ini cuma bisa menyarangkan 1 goal saja untuk Chelsea.

Alvaro Morata – Statistik Morata pada kampanye musim perdananya di Chelsea memang tak terlampau negatif. Ia menyarangkan 11 goal di dalam 31 performa.

Morata mengawali kampanye musim dengan menyarangkan goal dan membikin umpan. Ia malahan dapat menyarangkan hattrick ketika menghadapi Stoke.

Usai fase perdana kampanye musim yang kuat, performa Morata mengalami penurunan. Usai mengganti nomornya jadi 29, apakah kegarangan Morata bakal balik lagi? Cuma waktu yang bakal menjawabnya.

Categories: Berita Bola

Tags:

Fellaini Disebut Tidak Mempunyai Tempat di Arsenal

No Comments
Fellaini Disebut Tidak Mempunyai Tempat di Arsenal

 

Pemain gelandang Manchester United, Marouane Fellaini, akhir-akhir ini diberitakan bakal mendekat menuju tim musuh, Arsenal. Berita ini menjadikan legenda Chelsea, Chris Sutton, terkejut sebab melihat tidak ada tempat buat sang pemain di Emirates Stadium.

Fellaini dapat keluar dari Old Trafford ketika masa kesepakatannya finish di awal bulan Juli esok. Sampai dengan sekarang, punggawa yang berasal dari Belgia ini tetap belum menyepakati komitmen baru dengan tim didikan Jose Mourinho tersebut.

Sehingga, gosip tentang transfernya pun segera merebak. Klub-klub raksasa lain pun diberitakan lagi mengintai situasinya, sebagaimana AC Milan & musuh tim MU, Arsenal.

Sutton, yang sekarang adalah pandit BBC Sport livescore Bundes Liga Jerman, mengatakan terkejut ketika dengar gosip ketertarikan Arsenal pada Fellaini. Menurutnya, laki-laki yang bergaya dengan rambut kribo tersebut tidak mempunyai tempat dibawah didikan Unai Emery.

“Apakah ini serius? Saya menyukai Fellaini, namun ia tidaklah gaya dari Arsenal, benar bukan?” ungkap Sutton pada berita Liga Jerman.

“Dia tidaklah seseorang yang kamu anggap menjadi pengatur agresi, di mana mereka bakal memainkannya? Saya tidak paham, namun saya tidak mengira ia bakal berlaga menjadi pemain gelandang bertahan, orang yang menyebarkan bola menuju sekitarnya,” imbuhnya.

“Dia tidak mengerjakan itu dengan special di United. Tapi, saya merupakan fans beratnya, & saya yakin ia tidaklah pemain yang bisa mengancaman,” sambungnya.

Fellaini pribadi tidaklah alternatif pertama Jose Mourinho di area tengah The Red Devils pada kompetisi musim ini. Dia cuma membukukan total 23 performa di seluruh kompetisi, mengumpulkan 5 skor dan 1 operan.

Categories: Berita Bola

Tags: